INFO TERKINI :
Home » » Benteng Pendem peninggalan tentara Jepang yang dibangun pada tahun 1945

Benteng Pendem peninggalan tentara Jepang yang dibangun pada tahun 1945


1.       Siapa yang membangun benteng Pendem Kalimaro?
Benteng Pendem ini merupakan peninggalan tentara Jepang yang dibangun pada tahun 1945.

2.       Benteng Pendem digunakan untuk apa?
Di masa perang dulu tujuan dibangunnya benteng ini adalah sebagai tempat pertahanan dan pengintaian Jepang dalam menghadapi musuh, terutama yang datang dari arah Laut Selatan.

3.       Kenapa Benteng Pendem di bangun di tempat yang tersembunyi?
Jepang berupaya mempertahankan daerah-daerah jajahannya sekokoh mungkin, termasuk upaya menghalau musuh yang akan menyerang melalui pantai. Disebut benteng pendem karena bangunan ini berada di dalam tanah, hanya disediakan sedikit lubang untuk mengintai musuh.

4.       Berapa jumlah bangunan benteng yang ada di Kalimaro dan apa fungsinya?
Diperkirakan di benteng ini terdapat 29 titik pertahanan, namun baru diketemukan 10 titik. Berfungsi untuk mempertahankan daerah-daerah jajahannya sekokoh mungkin, termasuk upaya menghalau musuh yang akan menyerang

5.       Sejauh mana peran serta pemerintah, karena sejauh ini kondisinya yang kurang terawat.
Dengan segala keterbatasan-keterbatasan yang ada, pemerintah akan berusaha menangani segala sumber potensi yang ada. Dengan keterbatasan anggaran yang ada pada saat ini, Pemerintah, terutama Pemerintah Kabupaten Purworejo belum dapat mengembangkan/membangun sarana pendukung. Sehingga perawatan dan pemeliharaan terhadap potensi-potensi wisata yang ada di Kabupaten Purworejo belum dapat dilaksanakan sepenuhnya. Sejauh ini Pemerintah Kabupaten baru dapat memasukan Benteng Pendem Kalimaro sebagai Potensi Wisata yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 4 Tahun 2009 tanggal 10 Maret 2009 mengenai Penetapan Potensi Wisata Sebagai Obyek Wisata di Kabupaten Purworejo.

6.       Apakah ada rencana pemerintah untuk menjadikannya sebagai tempat wisata?
Dengan ditetapkannya Benteng Pendem Kalimaro sebagai Potensi Wisata yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 4 Tahun 2009 tanggal 10 Maret 2009 mengenai Penetapan Potensi Wisata Sebagai Obyek Wisata di Kabupaten Purworejo setidaknya di masa yang akan datang, setelah obyek-obyek wisata yang ada telah dapat tertangani, diharapkan potensi-potensi wisata yang ada dapat tergarap dan tertangani sehingga dapat dikategorikan sebagai obyek wisata yang layak untuk dikunjungi oleh para wisatawan.

Akses jalan menuju ke lokasi objek wisata Benteng Pendem yang merupakan aset wisata sejarah bagi Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada musim hujan saat ini aman dari ancaman tanah longsor. "Wisatawan yang ingin mengunjungi objek wisata Benteng Pendem tidak perlu khawatir terkena musibah bencana alam tanah longsor. Sebab, lokasi ini aman dari tanah longsor," kata Agus Prakosa, seorang pemerhati dan sekaligus pemandu wisata di Kota Purworejo. Ketika dihubungi dari Semarang, ia menambahkan, dengan melihat dan mengunjungi objek wisata ini, wisatawan akan tahu adanya bukti sejarah mengenai kegigihan Jepang untuk mempertahankan daerah jajahannya. Benteng Pendem di Purworejo adalah bunker bekas tempat meriam arteleri pertahanan pantai pada masa pendudukan Jepang (perang dunia--PD--II) di Desa Krendetan, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo. Disebut benteng pendem karena bangunan ini berada di dalam tanah, hanya disediakan sedikit lubang untuk mengintai musuh. Benteng ini terletak di perbukitan Dukuh Kaliwaru, Dusun Bapangsari Krendetan, Kecamatan Bagelen di ketinggian 200 m di atas permukaan laut. Di masa perang dulu tujuan dibangunnya benteng ini adalah sebagai tempat pertahanan dan pengintaian Jepang dalam menghadapi musuh, terutama yang datang dari arah Laut Selatan. Diperkirakan di benteng ini terdapat 29 titik pertahanan, namun baru diketemukan 10 titik. "Dari lokasi ini pengunjung (wisatawan) dapat menikmati keindahan panorama alam perbukitan dan Laut Selatan. Sangat indah sekali," katanya. Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi objek wisata ini dari Kota Purworejo dengan menggunakan kendaraan pribadi dibutuhkan waktu sekitar satu jam, terutama saat memasuki lokasi ini, akses jalannya kecil dan berliku serta menanjak. "Benteng ini sebagai bukti dari upaya Jepang untuk memertahankan daerah jajahannya dari serangan musuh melalui pantai," katanya. Ia menambahkan, dengan mengunjungi lokasi pada objek wisata sejarah ini pengunjung dapat melihat bagaimana--saat itu--Jepang berupaya memertahankan daerah-daerah jajahannya sekokoh mungkin, termasuk upaya menghalau musuh yang akan menyerang melalui pantai. Sampai saat ini objek wisata tersebut belum banyak dikunjungi wisatawan, padahal objek wisata ini selain memiliki sejarah tentang perjuangan para pejuang Indonesia untuk menghalau pendudukan Jepang yang bertahan di benteng ini, juga untuk mengetahui betapa kuatnya Jepang dalam memertahankan diri menghalau serangan musuh. "Selain itu wisatawan dapat melihat perpaduan keindahan antara pemandangan alam pegunungan dan laut," katanya. Sayangnya, sebagai saksi bisu sejarah, benteng ini kurang terawat, selama ini lokasi Benteng hanya dikunjungi muda-mudi sebagai tempat rekreasi. Jika dikelola secara profesional oleh pemkab setempat diyakini akan mampu menyedot wisatawan lokal, nusantara maupun asing mendatangi daerah ini. "Kalau fasilitas penunjang seperti jalan akses ke benteng pendem dibenahi dan diperlebar serta dibuatkan lahan parkir yang cukup luas dan nyaman untuk pengunjung, tentunya wisatawan nusantara yang berkunjung ke objek wisata ini akan meningkat," katanya.

Benteng Pendem terletak di perbukitan Dukuh Kaliwaru, Dusun Bapangsari Krendetan, Kec. Bagelen di ketinggian 200 m di atas permukaan laut.
Benteng Pendem ini merupakan peninggalan tentara Jepang yang dibangun pada 1945 dengan jumlah seluruhnya 29 buah. Di masa perang dulu tujuan dibangunnya benteng ini adalah sebagai tempat pertahanan dan pengintaian Jepang dalam menghadapi musuh, terutama yang datang dari arah Laut Selatan.
Sayangnya, sebagai saksi bisu sejarah, benteng ini kurang terawat. Di masa datang diharapkan benteng ini dapat
menjadi perhatian Pemda terutama aspek perawatannya sehingga dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung.
Selama ini lokasi Benteng banyak dikunjungi muda-mudi sebagai tempat rekreasi.

Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
INFO : www.beritapurworejo.com

Copyright © 2013. Berita Purworejo - All Rights Reserved
Modify by Slamet.Info

Powered by Blogger