INFO TERKINI :
Home » , » Puluhan Siswa Antusias Ikuti Pelatihan Penulisan Naskah Drama

Puluhan Siswa Antusias Ikuti Pelatihan Penulisan Naskah Drama

Sebanyak 52 orang siswa SMP/MTS dan SMA/SMk se Kabupaten Purworejo, mengikuti pelatihan penulisan naskah drama. Pelatihan terselenggara kerjasama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Dewan Kesenian Purworejo. Kegiatan berlangsung sehari, dibuka Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs Pramprasetya Achmad MM, Senin (17/6), di aula SMKN 3 jl Kartini.
                Ketua Dewan Kesenian Purworejo, Ir Ahmad Fauzi MA, mengaku bahwa sekitar tahun 1960 an Purworejo cukup terkenal dengan teater dan kesenian lainnya. Seringkali diselenggarakan pertunjukan teater, ternyata masyarakat antusias untuk menonton. Era keemasan tersebut mulai tahun 80 an terus menurun hingga puncaknya pada tahun 1990.
                Saat ini, lanjut Acmad Fauzi yang mantan Sekda Purworejo, para seniman dan budayawan mulai menggairahkan lagi berbagai kesenian termasuk teater. Bahkan beberapa waktu lalu, pementasan teater delan judul Ken Arok, karya penulis Dulrochim sangat menggemparkan. Pada naskah itu, penulisan naskah berbeda dengan tulisan sejarah yang sering dibaca para siswa. Namun penulis melihat dari sisi lain.
                “Saya berharap kedepan, kesenian menjadi brand emage Purworejo. Purworejo bisa tampil dengan keseniannya. Karena para seniman dan budayawan tidak akan brontak, tidak akan melawan. Seniman tidak akan demo. Namun bila seniman berontak, tidak ada orang yang bisa menghalang-halangi. Karena seniman berbicara tidak hanya dengan pikiran tetapi juga dengan hati” pesannya.
                Pada kesempatan yang sama, PLh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pramprasetyo Achmad, mengungkapkan bahwa pedidikan budaya di luar negeri sudah diajarkan di sekolah-sekolah secara nasional. Diharapkan dengan pelajaran budaya, masyarakat akan menghargai adat istiadat, kultur, dan budya yang ada di lingkunganya.  Sumberdaya manusia di era globalisasi saat ini, dapat eksis bila mempunyai empat aspek.
                Yaitu, mampu berpikir secara sistematis. Mampu berpikir secara holisitik. Mampu membangun dengan karakter yang pas. Dan mengerti tentang tujuan. Dijelaskan bahwa, dalam naskah drama penulis harus bisa berpikir secara sistematis, ada korelasi pada setiap peristiwa.  Bahkan di negara maju, anak sekolah mulai diarahkan ke tujuannya masing-masing. Untuk itu ia minta, peserta bisa manulis naskah drama dengan tokoh dirinya sendiri. Dengan demikian para peserta setidaknya mengerti arah tujuan yang hendak dicapai.
                Ditambahkan oleh Kasi Sarpras dan Pemasaran bidang Kebudayan, Agung Pranoto SIP, bahwa peserta berasal dari 26 sekolah. Tiap sekolah mengirimkan dua siswa. Kegiatan tersebut untuk mengisi kegiatan positip siswa setelah jeda mengikuti ulangan akhir semester. Diharapkan melalui pelatihan tersebut akan lebih mengenalkan dan memberi pengetahuan tentang penulisan naskah drama kepada siswa. Disamaping bukti nyata kepedulian pemda dalam mengembangkan seni drama. Serta bentuk riil sinergitas antara pemda dengan dewan kesenian.
                Selama mengikuti pelatihan, peserta akan mendapat materi pendidikan karakter, dasar-dasar drama, pross kreatifitas menulis dan naskah drama. Penyaji materi dari Dewan Kesenian Purworejo.
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
INFO : www.beritapurworejo.com

Copyright © 2013. Berita Purworejo - All Rights Reserved
Modify by Slamet.Info

Powered by Blogger