Motif batik khas Purworejo ‘Adi Purwo” diharapkan segera bisa dipatenkan. Sebab, motif batik itu ternyata cukup bagus dan bisa mewakili potensi kekayaan Purworejo. Sebagai langkah awal, diharapkan batik Adi Purwo bisa menjadi seragam pegawai Pemkab Purworejo pada hari tertentu.
Harapan tersebut disampaikan Kepala Disnakertransos Sumharjono SSos MM pada penutupan pelatihan membatik di balai Kelurahan Sindurjan Purworejo, akhir pekan lalu. Acara itu dihadiri juga Wakil Ketua DPRD yang juga Ketua Karang Taruna Kabupaten Purworejo, Angko Setyarso Widodo.
"Kami akan meminta agar pegawai Pemkab diwajibkan memakai batik pada hari tertentu. Untuk mendukung itu, dinas siap melanjutkan program pelatihan batik yang telah berjalan pertengahan tahun ini," ujar Sumharjono.
Pelatihan serupa juga sudah dilakukan di empat kecamatan yaitu Bagelen, Bruno, Banyuurip dan Purworejo. Pelatihan ini difasilitasi Disnakertranssos untuk menggerakkan perajin batik di kalangan ibu rumah tangga. Selanjutnya, seluruh kecamatan di Purworejo juga akan mendapatkan pelatihan serupa.
Menurut Sumharjono, pelatihan membatik di dua kecamatan telah menunjukkan hasil yang memuaskan. Selanjutnya pelatihan akan dilanjutkan ke 12 kecamatan yang belum. "Rencananya kami akan melaunching batik Adi Purwo karya ibu-ibu di Desa Malangrejo Kecamatan Banyuurip dan Kelurahan Sindurjan di Kecamatan Purworejo di pendapa kabupateb. Ke depan, kami akan meminta Bapak Bupati untuk mewajibkan pemakaian batik di kalangan pegawai Pemkab pada hari tertentu," katanya.
Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelatihan membatik, pihaknya siap mengucurkan dana lebih. Hal ini dilakukan untuk menggelar pelatihan dalam skala yang lebih luas. "Sedangkan untuk ibu-ibu yang telah mengikuti pelatihan, selanjutnya akan dilatih membatik dengan pewarna alami," imbuhnya.
Sementara Wakil Ketua DPRD Angko Setyarso Widodo mengatakan, Purworejo memiliki sejarah panjang dalam dunia batik. Sayangnya, batik masih luput dari upaya pelestarian. Karena itu ia mendorong pemerintah dan masyarakat Purworejo melestarikan batik.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar